CAKRAWALA JIWA (Bagi Engkau yang Dahaga Jiwa)

Mendalami Jiwa layaknya menjelajahi jagad raya begitu sulit, dalam, dan berkelok tetapi diliputi keindahan bagi yang memiliki kesadaran transendental. Mengenal jiwa secara mikrokosmos adalah dasar untuk mengenall jiwa secara makrokosmos, termasuk kekuasaan Tuhan

MERAIH AMPUNAN DI BULAN RAMADHAN

Tak terasa, Ramadhan telah melangkah ke setengah perjalanan. Hanya Allah dan kita sendiri yang tahu, apakah waktu yang sudah terlewat telah termanfaatkan dengan baik untuk ber-taqarrub kepada Allah, ataukah sia-sia belaka—hanya haus dan lapar saja yang melekat di badan, sementara rahmat dan ampunan Allah jauh dari pelupuk mata.

Rasulullah saw. telah bersabda:

Siapa saja yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan hanya mengharapkan pahala Allah semata maka diampunilah dosanya yang telah berlalu. (HR al-Bukhari dan Muslim).

Allah SWT Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang, melalui sabda Nabi saw. tersebut, telah menegaskan kepada kaum Muslim tentang berita pengampunan pada bulan Ramadhan. Sungguh, ini adalah bentuk kebesaran dan kasih sayang Sang Pencipta kepada makhluk-Nya.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan pengampunan. Oleh sebab itu, pada bulan Ramadhan umat Islam diperintahkan untuk banyak memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Pengampun. Berkaitan dengan ini, Rasulullah saw. dalam salah satu khuthbahnya sebelum memasuki Ramadhan menyatakan, “Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya pengampunan, dan akhirnya kemerdekaan dari api neraka.” Lalu beliau melanjutkan, ”Karenanya, perbanyaklah empat perkara pada bulan Ramadhan: dua perkara untuk Rabb-nya dan dua perkara kalian menyukainya. Dua perkara untuk Rabb-nya adalah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan memohon ampunan kepada-Nya. Adapun dua perkara yang kalian sukai adalah memohon surga dan berlindung dari neraka.” (HR Ibnu Huzaimah dari Salman Al Farisi). Read the rest of this entry »

Filed under: Al-Islam, Dakwah Islam, MATERI CERAMAH RAMADHAN 1429 H, pendidikan

TEGAKKAN SHOLAT

Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut [29]: 45)
Ayat di atas begitu eksplisit menjelaskan adanya keterkaitan antara shalat dan perilaku yang ditunjukkan oleh seorang muslim. Pengaruh shalat memang tidak dapat dijadikan tolak ukur untuk menggeneralisasi dan menghukumi kepribadian semua orang. Tetapi, paling tidak dalam ayat ini Allah menjelaskan sikap seorang manusia dari sudut pandang karakter dan watak/ tabiat yang dibawanya. Shalat itu membersihkan jiwa, menyucikannya, mengkondisikan seorang hamba untuk munajat kepada Allah Swt di dunia dan taqarrub dengan-Nya di akhirat. (Jabir Al-Jazairi, 2004: 298). Read the rest of this entry »

Filed under: Berita Dunia Islam, Dakwah Islam, MATERI CERAMAH RAMADHAN 1429 H, pendidikan

MARHABAN YA RAMADHAN

Alhamdulillah, tamu agung dengan membawa berjuta-juta keuntungan itu datang lagi. Tamu agung yang sangat istimewa segera menjelang menghampiri ruh-ruh yang rapuh terobsesi oleh api dunia yang membakar menghauskan.Kedatanganmu kami tunggu wahai syahrul mubarok. Datanglah untuk menghapus dahaga iman dan jiwa kami, datanglah untuk membelenggu kedurjanaan, datanglah untuk menghapus duka nestapa disebsbkan oleh perihnya hati menapaki jalan kemunafikan, jalan kedustaan, jalan kesombongan, jalan kesesatan yang kami tutupi setahun lalu.

Sungguh aku merindukanmu, bercengkerama denganmu siang malam. Becerita bahwa kami telah tersesat keujung-ujung dunia yang bersinar-sinar mempesona, bercerita bahwa keangkuhan kami telah menikam beribu-ribu manusia hingga mati kehausan dan kelaparan. Bercerita tentang kebodohan kami menyanjung dunia padahal kami telah tahu bahwa dunia hanya sekejap. kemilau dunia hanya kilat yang terlihat sebelum hari hujan. Berdcerita tentang perilaku keji kami mendzolimi banyak orang merampas hak mereka, mencemooh mereka, menginjak-injak mereka.

Sungguh………………kami merindukanmu untuk memulihkan kesadaran batin  dan jiwaku yang terkoyak moyak. Hancurkan kesombonganku dengan dengan petuah menahan nafsumu. Ikat kesombonganku dengan rasa menahan lapar yang melilit. Hapuslah kepongahan kami dengan damainya waktu subuh. Hapuslah ketamakan kami dengan waktu berbuka bersama-sama. Hapuslah kesombongan kami dengan berdiri sholat malam yang mendmaikan hati.

Sungguh……………..kami merindukanmu mencongkel karat hati ketidak pedulian kami yang telah menusuk hati paling dalam. Hapuskan kelelahan jiwa yang gersang ini dengan chaya iman nan haqiqi.

Selamat Datang, wahai Ramadhanku

Filed under: Al-Islam, Berita Dunia Islam, Dakwah Islam, MATERI CERAMAH RAMADHAN 1429 H

Aku, yang mencari kedamaian sejati. Seorang Counselor Sekolah. Seorang Pengabdi sejati. Menebar cinta kasih sayang dan mencari kasih sayang dan cinta yang pernah hilang. Mari berbagi dalam suka dan duka

KALENDER

November 2009
S S R K J S M
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

SELAMAT DATANG, ANDA TAMU SAYA YANG KE

  • 91,429 hits

Tulisan Teratas

RSS BERITA

RSS BERITA DUNIA ISLAM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Blog ku yang Lain

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

ILUSTRASI

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
DSCN1416
PANTAI INDAH

KAWAN

DSC01737
MASJID ISLAM

aku tahu

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

PB205894

PETA PENGUNJUNG

KATEGORI

RSS PERGERAKANKU

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

COUNTRIES SHOW

free counters
DSC01734
DSC01740
DSC01737
DSC01212
DSC01215
DSC01219

SELAMAT PAGI DUNIA

Selamat Pagi Dunia

Mendambamu sepanjang hidupku

Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau, aku sanggupp membaca guratan merah cakrawala ufuk barat senjahari bahwa akan ada keabadian setelah semua ini sirna. Menjadi abadi yang sempurna, tatkala kematian diselimuti dengan senyuman kepuasan akan kenikmatan tunduk kepada kuasa Tuhan. Menjadi abadi yang sempurna, ketika kita mendamba cinta tak bernoda yang sanggup kita genggam meski ombak badai menerjang terjang. Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau.... aku begitu mengharu biru menyambut cinta yang hadir kembali menemani asa yang hampir mati Aku, meski tersudut sepi, disebuah pulau tak berperadaban....tetapi selalu kudamba engkau untuk menerangi hidup hingga akhir hayat