Beberapa hari yang lalu, pasca peresmian FTZ oleh Presiden SBY aku membaca surat kabar tentang peringkat perguruan tinggi dunia yang memiliki website yang tergolong bisa diperhitungkan. Indonesia mewakilkan 33 perguruan tinggi dalam daftar tersebut. Tidak bisa aku ingat semuanya. Tiga tertinggi di Indonesia, peringkat pertama website yang di garap oleh civitas akademika UGM, menyusul ITB dan di peringkat ke tiga adalah Universitas Indonesia. Pertanyaannya adalah Bagaimana perguruan tinggi di Batam? Gak ada satupun perguruan tinggi di Batam yang katanya pusatnya Hecker dan berkumpulnya bloger mania, dan didukung oleh fasilitas yang serba ada ditambah lagi merupakan wilayah yang memiliki akses paling cepat dengan negara luar, gak ada suaranya ditingkat nasional apatah lagi di tingkat dunia. Jauuuuuh.
Peringkat website terbaik universitas dunia yang dikeluarkan www.webometeric.info itu menempatkan website Universitas Gadjah Mada pada peringkat 623, disusul Institute Teknologi Bandung (ITB) di urutan 676, dan Universitas Indonesia (UI) di peringkat 906.
Dalam susunan peringkat yang diakses pada Kamis (29/1), lembaga pemeringkat website universitas yang bermarkas di Madrid, Spanyol itu menempatkan website perguruan tinggi swasta Universitas Guna Darma Jakarta pada posisi 1.604.
Hasil yang dicapai Guna Darma cukup mengejutkan karena posisinya jauh melampaui peringkat website PTN terkemuka milik IPB yang berada di urutan 2.063, ITS 1.762, Brawijaya 2.152, serta Unair 2.672, yang selama ini dianggap sebagai PT papan atas.
Sementara dalam 50 urutas teratas peringkat dua, didominasi oleh website milik perguruan tinggi di Amerika Serikat, bahkan mulai dari peringkat 1 hingga 23 ditempati perguruan tinggi dari negara yang dipimpin oleh Barack Obama itu.
Massachusetts Institute of Technology (MIT) berada di posisi pertama disusul Stanford University di urutan kedua, menyusul Harvard University di peringkat ketiga.
Di bawahnya University of California Berkeley Cornell University, University of Michigan, California Institute of Technology, dan PT terkemuka di AS lainnya
Hasil yang dicapai PT Indonesia dan AS serta perguruan tingi terkemuka negara lain tidak jauh berbeda dengan pemeringkatan website yang dilakukan Times Higher Education pada 2007 dan 2008.
Webometrics dalam metodologi penyusunan ranking didasarkan pada empat unsur penilaian,
yaitu visibilitas (V) yang menghitung berapa banyak link eksternal yang terkandung website tersebut, ukuran (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari. Kemudian juga dihitung dari kekayaan file (R), yakni berapa banyak file jenis PDF (adobe acrobat), ”Adobe PostScript”, ”Word Document”, dan PPT (Presentation Document), serta“Scholar” (Sc) yang diambil dari data situs mesin pencariGoogle Scholar terkait dengan tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan.
Pemeringkatan didasarkan pada perhitungan yang dirumuskan dengan pembobotan yang bervariasi, yakni 50% V + 20% S + 15% R+ 15% Sc.
Kepala Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes), Nugroho Trisnu Brata mengatakan, Unnes pada tahun 2009 masuk peringkat 4.800 berdasarkan pemeringkatan Webometrics.
“Hasil ini jauh lebih baik karena pada tahun-tahun sebelumnya Unnes tidak masuk 5.000 PT terbaik versi Webomatrics,” katanya.
Peringkat website PT Indonesia versi webometrics Januari 2009 sebagai berikut :
1.Universitas Gajah Mada (peringkat 623),
2. ITB Bandung (676),
3. UI Jakarta (906),
4. Universitas Gunadarma Jkt (1.604),
5. Institut Teknologi Sepuluh November (1.762),
6. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (1.960),
7. Universitas Kristen Petra (2.013),
8. IPB Bogor (2.063), dan
9. Universitas Brawijaya Malang (2.152)
10. Universitas Sebelas Maret Surakarta (2.159),
11. Universitas Airlangga Surabaya (2.672),
12. Universitas Padjadjaran (2.730),
13. Politeknik Electronik Surabaya (3.016),
14. Universitas Bina Nusantara Jakarta (3.026),
15. Universitas Diponegoro Semarang (3.138), dan
16. Universitas Hasanudin Makassar (3.198).
17. Universitas Sumatera Utara Medan (3.254),
18. UNY Yogyakarta (3.310),
19. Universitas Budi Luhur Jkt (3.338) dan
20. UPI Bandung (3.347). (Antara News/ysoel)
Semoga dengan kabar ini , perguruan tinggi di batam segera berbenah. Segera perlu adanya proyek rekayasa untuk website, mengingat begitu pentingnya keberadaan website bagi sebuah institusi. Saya kok begitu yakin kabar ini juga menunjukkan mutu pendidikan tinggi di Batam payah. tidak bisa bersaing dengan Pekanbaru apalagi Padang, dan jangan di bandingkan dengan perguruan tinggi di Jawa karena saat ini bukan tandingannya. Demikian halnya dengan pendidikan menengah dan dasarnya, kabarnya pendidikan di Kepri ini malah hanya sejajar dengan propinsi Papaua Barat.
Filed under: berita nasional, celoteh dan tulisan-ku















komentar anda