CAKRAWALA JIWA (Bagi Engkau yang Dahaga Jiwa)

Mendalami Jiwa layaknya menjelajahi jagad raya begitu sulit, dalam, dan berkelok tetapi diliputi keindahan bagi yang memiliki kesadaran transendental. Mengenal jiwa secara mikrokosmos adalah dasar untuk mengenall jiwa secara makrokosmos, termasuk kekuasaan Tuhan

album

Dari kanan:

1. Binti Ichyati, ST                     

2. Yhermi Fitri, S.Pd                   

3. Reni elfira, S.Ag

4. Destriani, S.Pd

5. Siti Rodiah, S.Pd

 6. Desi Fitrianis, S.Pd

 7. Indriyati, S.E.I

 ——————————————————————————–

Kuswoyo Arief, S.Sos.

Ketua Panitia UN 2007/2008

 

 

 

 

 

 

 

——————————————————————————–

 PAk Kus sedang memberikan penjelasan kepada Pak Fajar dari Direktorat Jendral Pendidikan Pusat Jakarta tentang suasana Ujian di SMA Islam Hang Tuah, memeriksa berkas soal, dan mewanri-wanti untuk tidak membocorkan soal kepada siswa.

 

 

 

——————————————————————————–

Aries Kurniawan, SE, M.Hum, sedang memberikan penjelasan pelaksanaan UN di sekolah Islam Hang Tuah Kepada Pengawas Ujiandari Dinas Pendidikan Kota Batam. Tampak disebelah kiri, Drs. Alimun.

 

 

 

 

 

 Dua dari empat pengawas UN, sedang memerikasa LJK siswa peserta UN SMA Islam Hang Tuah Batam. Mereka turut serta dalam kesuksesan pelaksanaan UN SMA Islam Hang Tuah. Terima Kasih

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

SELAMAT PAGI DUNIA

Selamat Pagi Dunia

Mendambamu sepanjang hidupku

Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau, aku sanggupp membaca guratan merah cakrawala ufuk barat senjahari bahwa akan ada keabadian setelah semua ini sirna. Menjadi abadi yang sempurna, tatkala kematian diselimuti dengan senyuman kepuasan akan kenikmatan tunduk kepada kuasa Tuhan. Menjadi abadi yang sempurna, ketika kita mendamba cinta tak bernoda yang sanggup kita genggam meski ombak badai menerjang terjang. Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau.... aku begitu mengharu biru menyambut cinta yang hadir kembali menemani asa yang hampir mati Aku, meski tersudut sepi, disebuah pulau tak berperadaban....tetapi selalu kudamba engkau untuk menerangi hidup hingga akhir hayat