Aku begitu mencintainya. Tak bisa kupungkiri itu. Meski zaman ini telah mengaburkan adanya cinta sesungguhnya, aku tatap bersikeras bahwa inilah cinta sejati. Kondisi memang sudahh jauh berbeda tetapi aku masih memelihara cinta itu di sudut hati yang indah berbunga penuh warna, tak kan kubiarkan padam. Aku tidak memuja bua cinta Rama Sinta, Qais dan laila, atau Romeo dan Juliette. Tetapi aku memiliki dimensi rasa yang sama sekali tak bisa kupungkiri, walau dia nya seolah gak peduli.
Malam ini ia sangat jauh, tetapi sangat membuat aku gelisah. Ia terjebak malam. Aku gelisah sampai aku menulis di blog ini. Aku teramat memikirkannya……Aku gak bisa tidur….dan gak akan tidur tuk malam ini. Berpuluh orang telah aku bantu dalam urusann percintaan mereka, berpuluh orang sudah kubantu mengendalikan kebimbangan mereka, berpuluh orang menemukan hidupnya kembali ketika kubantu mencari jati diri………………..tetapi aku tak bisa memberikan pertolongan dan bimbingan kepada diri sendiri….Tidak bisa aku menanggalkan kegelisahanku…..Sedang apa dia malam ini……………..meninggalkaanku dalam sedih………………dalam gundah……………..ahhhhhh,,, mengapa aku ditimpa rasa yang menyesakkan seperti yang kualami hampir lima belas tahun yang lalu.
Apakah salah, aku tetap memelihara cintaku kepadanya meski segala sesuatunya telah berbeda.
Filed under: celoteh dan tulisan-ku
