CAKRAWALA JIWA (Bagi Engkau yang Dahaga Jiwa)

Mendalami Jiwa layaknya menjelajahi jagad raya begitu sulit, dalam, dan berkelok tetapi diliputi keindahan bagi yang memiliki kesadaran transendental. Mengenal jiwa secara mikrokosmos adalah dasar untuk mengenall jiwa secara makrokosmos, termasuk kekuasaan Tuhan

Wisata Dakwah: Pulau Gara, Pulau Bertam, Pulau Lingka dan Pulau Kasu

HangTuah News, Hari Ahad kiranya nyaman di rumah dengan keluarga, bercanda ria  menghilangkan kepenatan setelah aktivitas satu minggu kerja yang melelahkan. Tidak begitu kiranya aku. Aku bergabung dengan kawan-kawan dari YLKMB dan rekan-rekan Guru Hang Tuah mengadakan perjalan wisata dakwah ke suku laut di beberapa Pulau di Batam Barat. Bagi aku ini hal yang menarik, sebab sebulan sebelumnya aku dan rekan-rekan dari YLKMB mengadakan rihlah yang sama ke suku laut di Batam Timur. Kali ini jumlah rekan-rekan yang ikut lebih banyak dari perjalanan sebulan lalu.

Permasalahan yang dihadapi suku laut sungguh sangat beragam, kalau di Batam Timur: yaitu di Pulau Kubung dihadapkan dengan persoalan kristenisasi yang berhasil mengkristenkan hampir seluruh penduduk pulau tersebut, dari 45 kk tinggal 6 kk yang tetap memeluk Islam sebagai agama, sementara pulau air mas di hadapkan dengan persoalan pelantar yang sudahlah bergoyang-goyang. Maka di Pulau Gara, bertam, dan Lingka mengadapi persoalan yang  berbeda pula. Namun demikian yang menjadi tujuan rihlah kami sama dan keseluruhan pulau yang kami kunjungi yaitu bagaimana menangkal kegiatan kristenisasi yang di lakukan oleh para misionaris.

Pulau Gara, memag masih berstatus mayoritas muslim dari 57 kk yang kristen hanya 1 kk saja. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahaya kristenisasi tetap saja mengintai pulau ini dengan cara klasik mereka membagi-bagi sembako, uang dan menyekolahkan anak-anak di sana . Jamaludin kepala suku laut di pulau ini, sekaligus ketua RT terisak ketika menyampaikan kondisi yang memprihatinkan di pulau ini terutama berkaitan dengan kegigihan mereka menjaga aqidah Islam mereka. Anggota suku laut di pualu ini cukup fundamental dalam mengakui Islam sebagai agama mereka, tetapi sungguh sangat disayangkan pengetahuan mereka tentang syariat Islam sangat terbatas.

To be continued

Filed under: Perjalanan, celoteh dan tulisan-ku

perpustakaan berbasis elektronis

Kemajuan Pendidikan pada instansi-instansi pendidikan tidak akan pernah ter;epas dari peran Unit Perpustakaan pada Lembaga tersebut. Maka seyogyanya, optimalisasi peran perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan sangat perlu untuk ditingkatkan. Sesuai dengan perkembangan tehnologi maka pengelolaan perpustakaan mau tidak mau juga harus dioptimalisasikan dengan menggunakan tehnologi tersebut. Meskipun pengelolaan secara konvensional masih perlu untuk digunakan dalam hal-hal tertentu. Hal ini dikarenakan tehnologi lahir tidak tanpa cacat, ada hal-hal tertentu yang tidak terjangkau oleh tehnologi yang juga merupakan hasil olahan pikiran manusia.

Bagaimana pemanfaatan tehnologi dalam pengelolaan perpustakaan secara lebih praktis? Banyak cara, paling tidak pemanfaatan pengelolaan perpustakaan dengan basis elektronis sampai pada pengelolaan perpustakaan secara online. Berikut ini saya anda bisa buka pdf yang sengaja saya ambil dari berbagai sumber dalam rangka otomisasi pengelolaan perpustakaan berbasis eleltronis.

pelngelolaan_koleksi_berbasis_elektronis

cds-isis_tuorial

KELOLA PERPUSTAKAAN

pendataan perpustakaan

ADMINISTRATOR PERPUSTAKAAN

1.       Staf admin(Menambah dan menentukan otorisasi staf perpustakaan Password staf perpustakaan Edit staf perpustakaan Menghapus staf perpustakaan

2.       setting perpustakaan secara custom

3.       Menentukan Lama Peminjaman

4.       Menetukan Koneksi Database perpustakaan

5.       Backup Database perpustakaan

6.       Buka Database perpustakaan

7.       Level Akses User Maintenance(Mengatur user software perpustakaan dengan akses berbeda beda)

8.       Skin/Theme Manager Software Perpustakaan ini dilengkapi dengan skin manager sehingga tampilan program bisa diganti dan ditambah

9.       Login software perpustakaan

KATALOGISASI PERPUSTAKAAN

1.       Data Buku (Form untuk menyimpan atau penelusuran koleksi buku di perpustakaan anda), :

1.       Entri Data Buku

2.       Hapus Data Buku

3.       Edit Data Buku

2.       Data Peminjam/Anggota Perpustakaan (input data anggota atau peminjam di perpustakaan) terdiri atas :

1.       Entry Data Peminjam

2.       Hapus Data Peminjam

3.       Edit Data Peminjam

PENCARIAN PERPUSTAKAAN

1.       Pencarian Buku :P enelusuran / Pencarian buku berdasarkan kode,judul buku

2.       Pencarian Anggota Perpustakaan : Penelusuran / Pencarian Anggota Berdasarkan Kode anggota,nama, dan alamat anggota perpustakaan

TRANSAKSI PERPUSTAKAAN

1.       Transaksi Peminjaman Buku :
Melakukan Transaksi Peminjaman buku dengan cara yang mudah dan gampang untuk diguanakan, dan didesain seefisian mungkin untuk mengatisipasi apabila terjadi antrian yang panjang

2.       Transaksi Pengembalian Buku : Transaksi Pengembalian Buku Perpustakaan dilakukan dengan pengembalian semua atau sebahagian.

KETERLAMBATAN/DENDA

1.       software perpustakaan ini dilengkapi dengan fitur untuk mengetahui keterlambatan pengembalian buku. Jika peminjam buku perpustakaan telat mengembalikan ,maka software perpustakaan ini akan secara otomatis menjumlah denda yang telah di set pada masing2 buku, ingat masing2 buku mempunyai harga denda yang berbeda – beda, sedangkan untuk dendanya adalah jumlah terlambat(hari) x Denda Pada Buku Tersebut

LAPORAN

1.       Data Anggota perpustakaan

1.       Diurutkan Berdasarkan Kode Anggota perpustakaan

2.       Diurutkan Berdasarkan Nama Anggota perpustakaan

2.       Data Buku

3.       Data Peminjam

4.       Keterlambatan

5.       Denda

6.       Tiap tiap Buku yang sedang dipinjam

 

Filed under: kelola perpustakaan, pendidikan

Pria Berpistol di Monas Ternyata Memang Massa AKKBB

Pria Berpistol di Monas Ternyata Memang Massa AKKBBTeka-teki siapa pria berpistol dengan kostum AKKBB dalam rusuh Monas, Ahad (1/6) akhirnya terkuak. Dia adalah Brigadir Kepala Iskandar, anggota polisi Polres Metro Tangerang. Iskandar telah ditangkap satuan provoost polisi di kediamannya di Tangerang dan kini masih dalam penyidikan.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Bripka Iskandar saat ikut aksi AKKBB di Monas bukan dalam rangka tugas kepolisian, namun inisiatif pribadi. “Dia mengantar mertua, isteri, dan anak karena diundang Ahmadiyah, ” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri Jakarta (23/6).

Saat ditanya apakah itu berarti Iskandar seorang pengikut aliran sesat Ahmadiyah? Abubakar mengelak, “Kita masih teliti. Masih dalam pemeriksaan provoost.” Namun Abubakar menambahkan bahwa mertua, isteri, dan anaknya memang ikut aliran sesat Ahmadiyah.

Walau AKKBB mengaku Bripka Iskandar bukan anggotanya, tapi sudah jelas keikutsertaan Iskandar dalam demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni lalu adalah bagian dari massa AKKBB. Sebab, jika bukan anggota, mengapa Iskandar dibiarkan ikut, malah ikut mengenakan pita merah tanda anggota AKKBB di lengan kiri. Seharusnya, korlap demo AKKBB mengusir Iskandar jika Iskandar memang bukan bagian dari massa AKKBB.

Sebab itu, Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani kasus rusuh Monas ini. Habib Rizieq harus dibebaskan karena tidak bersalah demi hukum. Dan yang harus diseret ke dalam penjara adalah aktor-aktor intelektual AKKBB baik yang berada di lapangan maupun yang menskenariokan bentrok, karena mereka memang menginginkan rusuh dalam aksi tersebut.

Kelompok Ahmadiyah juga harus ditangkap agar bisa diperiksa secara intensif mengapa dalam aksi di Monas awal Juni lalu tersebut melakukan provokasi dengan mendekati kelompok umat Islam di mana FPI ada di sana, padahal itu bukan jalur aksi unjuk rasa AKKBB. Kita tunggu keberanian Polri untuk bersikap adil dalam membongkar kasus rusuh Monas, sebab jika tidak, jangan salahkan jika umat Islam bertindak sendiri menegakkan keadilan agama Allah SWT ini dalam kasus tersebut.(rz)

Filed under: Berita Dunia Islam

Muslim Inggris Protes Penggunaan Istilah “Islamism” Oleh Kalangan Intelektual

Tak bisa dipungkiri, peran para intelektual Barat ikut berperan dalam memicu rasa kebencian terhadap warga Muslim lewat pernyataan-pernyataan mereka. Para intelektual itu kerap menggunakan istilah-istilah yang memojokkan dan memojokkan umat Islam.

Baru-baru ini, seorang novelis terkenal Inggris Ian McEwan melontarkan pernyataan yang menuai kecaman keras dari warga Muslim di Inggris. Dalam wawancaranya dengan surat kabar Italia Corriere Della Sera, McEwan mengungkapkan kebenciannya terhadap warga Muslim karena dianggap telah melakukan Islamisme.

“Saya… membenci Islamisme, sesuatu yang menjijikan, yang ingin membentuk sebuah masyarakat berdasarkan keyakinan agama, yang tidak memberikan kebebasan pada kaum perempuan, tidak toleran terhadap kaum homoseks dan sebagainya… kita semua sudah tahu, ” kata McEwan dalam wawancara itu.

Ia mendukung koleganya sesama novelis bernama Martin Amis, yang juga melontarkan pernyataan yang menyerang warga Muslim tahun 2007 lalu. Amis mengatakan, warga Muslim harus menderita sampai mereka mendapatkan tempat yang mereka inginkan.

“Penderitaan seperti apa? Tidak membiarkan mereka bepergian, deportasi, membatasi kebebasan mereka, menggeledah orang-orang yang wajahnya mirip orang-orang dari kawasan Timur Tengah atau dari Pakistan… diskriminasi. Pokoknya semua tindakan yang membuat seluruh komunitas Muslim menderita, ” kata Amis yang langsung memicu reaksi keras dari warga Muslim.

Deputi Sekretaris Jenderal Muslim Council of Britain (MCB) Dr. Daud Abdullah mengaku tidak heran jika McEwan mendukung pernyataan Amis karena kedua novelis itu memang memiliki perangai yang sama terhadap keberadaan warga Muslim dan Islam.

“Mereka menganggap orang Eropa, kulit putih dan liberal memiliki budaya yang lebih unggul dibandingnkan dengan Muslim. Umat Islam mereka anggap sebagai orang-orang yang terbelakang, lebih rendah derajatnya dan suka melakukan kekerasan, ” tukas Abdullah.

Abdullah menilai istilah “Islamism” yang digunakan Amis dan McEwan adalah salah satu upaya untuk memojokkan dan menjelek-jelekkan umat Islam. “Dengan menggunakan istilah Islamism, mereka tidak bicara tentang sekelompok masyarakat kecil. Tapi mereka telah memfitnah Islam dan komunitas Muslim secara keseluruhan, ” tandas Abdullah.

Ia khawatir, stereotipe-stereotipe semacam itu bukan hanya bergaung di kalangan intelektual dan penulis, tapi masyarakat awam pada umumnya. Bagi warga Muslim, kata Abdullah, yang penting bukan apakah seseorang itu rasis atau tidak. Tapi yang terpenting adalah, dampak dari pernyataan-pernyataan mereka yang akan mempengaruhi pola pikir masyarakat awam.

“Pernyataan-pernyataan semacam itu menimbulkan iklim kebencian, ” sambung Abdullah.

Ia menyatakan, McEwan dan Amis bukan orang-orang yang pertama melontarkan pernyataan yang menyerang umat Islam. Menurut Abdullah, sebelumnya seorang wartawan bernama Robert Kilroy Silk juga melontarkan komentar yang sama tentang Islam dan umat Islam, dan untuk itu Kilroy dibebastugaskan dari pekerjaannya.

Meski demikian, kata Abdullah, banyak kalangan cendikiawan dan intelektual di Inggris yang ikut mengecam koleganya yang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menghina Islam dan umat Islam. Misalnya Christopher Hitchens yang menyebut Amis rasis, juga Ronan Bennett penulis asal Irlandia Utara yang menilai pernyataan Amis rasis dan memalukan.

Dua juta warga Muslim Inggris, lewat organisasi yang menaungi mereka, sudah menyampaikan protes keras atas pernyataan-pernyataan para intelektual yang melecehkan Islam dan umat Islam, Mulai dari MCB, British Muslim Initiative dan Muslim Public Affairs Committee. Abdullah yakin, pernyataan McEwan juga akan mendapatkan reaksi yang sama dari warga Muslim dan organisasi-organisasi advokasi hak-hak sipil. (ln/iol)

Filed under: Berita Dunia Islam

Destriani, S.Pd dan Prestasi Bahasa Indonesia

Hang Tuah News, Destriani, S.Pd. adalah sosok pendidik yang berdisiplin tinggi, care dan fokus kepada kepentingan dan kebutuhan anak-didiknnya. Bisa jadi beliau adalah figur yang patut ditauladani. Masih terasa setahun lalu, Ibu dua orang anak ini menangis sedih begitu angka kelulusan SMA Islam Hang Tuah hanya 47% saja. Lebih menyedihkan lagi, bagi wanita berdarah Palembang ini, prestasi buruk tersebut didominasi oleh perolehan mata pelajaran Bahasa Indonesia yang sama sekali di bawah standard. Betapa tidak merasa terpukul bahasa Indonesia, bahasa yang kita pakai sehari hari, tetapi kenapa anak-anak hanya mendapat nilai dua koa sekian. Kepedihan bertambah-tambah ketika ia dipanggil pimpinan Yayasan dan harus mendapat makian yang bertubi-tubi.

Menyerahkan beliau. Ternyata justru kegagalan dan makian keras dari pimpinan Yayasan membulatkan tekad ibu  yang tinggal di Bengkong Sadai ini untuk menunjukkan bahwa ia mampu mengukir prestasi tertinggi di SMA Islam Hang tUah ini. Bravo, usahanya yang tak kenal lelah dan kekuatan fokusnya untuk mengajar anak-anak membawa buah yang manis dan prestasi  yang luar biasa. Dari seluruh mata pelajaran Ujian Nasional, nilai tertinggi di raih oleh bahasa Indonesia yaitu: 9,00 yang diraih dua siswa dari program IPA. Selamat untuk Ibu Destiani, S.Pd.

Kini Ibu destri bisa tersenyum bangga dan lega rasa di dada. Ia mampu utnjukkan bahwa kerja keras dan bangkit dari kegagalan akan membawa dampak prestasi yang luar biasa, sebagai apapun kita.

Filed under: Tokoh, celoteh dan tulisan-ku, pendidikan ,

PENGELOLAAN
PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM ERA GLOBALISASI
Oleh : Dra. Ida Aryani P.
Tugas : Pustakawan
Unit kerja : SMP Negeri 2 Demak

A. Pendahuluan
Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang tergabung pada sebuah
sekolah, dikelola sepenuhnya oleh sekolah yang bersangkutan dengan tujuan usaha
membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan
pada umumnya … (Sulistyo Basuki, 1993 : h. 50-51). Di samping itu dalam
penjelasan Undang-undang Pendidikan Nasional kita, di sebutkan bahwa salah satu
sumber belajar di sekolah yang amat penting tetapi bukan satu satunya adalah
perpustakaan.
Sebagai salah satu sumber belajar di sekolah perpustakaan membantu
tercapainya misi dan visi sekolah tersebut. Mengingat pentingnya peran
perpustakaan sekolah maka perlu adanya suatu pengelolaan atau manajemen yang
tepat dan cepat sehingga fungsi perpustakaan sekolah benar-benar terwujud.
Namun masalahnya sekarang adalah tidak sedikit perpustakaan sekolah
yang pengelolaannya masih kurang profesional. Kalaupun sudah baik, bagaimana
perpustakaan sekolah mampu memenuhi kebutuhan penggunanya akan berbagai
pengetahuan dan informasi secara mudah dan cepat di era globalisasi ini. Untuk itu
diperlukan suatu sistem informasi managemen perpustakaan (SIM Perpus) dengan
memanfaatkan komputer. Akan tetapi mampukah para pengelola perpustakaan
terutama kepala sekolah sebagai pemegang kebijakan di sekolah mewujudkan
perpustakaan sekolah yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK )
dengan menggunakan SIM Perpus ?
Tulisan ini dibuat dengan maksud untuk bertukar pikiran sesama
pustakawan / pengelola perpustakaan sekolah tentang bagaimana seharusnya
perpustakaan sekolah dikelola tidak saja secara manual tetapi dengan menggunakan
TIK. Harapannya dengan TIK di perpustakaan sekolah akan dapat lebih
mempermudah dalam mengelola pespustakaan terutama dalam mengakses data dan
Ida jardiknas 07
smpn 2 demak 2
pencarian informasi pengetahuan yang dibutuhkan para pengguna perpustakaan
sekolah.

B. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah
Agar perpustakaan sekolah dapat berperan dan berfungsi dengan baik, perlu
dikelola oleh tenaga profesional yang memang benar-benar ahli dalam bidangnya.
Tenaga pengelola perpustakaan sekolah atau biasa disebut petugas perpustakaan
sampai sekarang sedikit yang berlatar belakang dari bidang ilmu perpustakaan,
sehingga masih harus terus mengembangkan kemampuannya dalam mengelola
perpustakaan.
Ada kualifikasi yang minimal dimiliki seorang petugas perpustakaan /
pustakawan antara lain :
1. Wawasan bidang keahlian perpustakaan.
2. Menguasai Organisasi tempat ia bekerja ( termasuk mengetahui tujuan yang ingi
dicapai oleh lembaganya ).
3. Mengikuti perkembangan informasi pengetahuan minimal bidang studi yang
diajarkan di sekolah.
4. Memiliki wawasan pengetahuan yang luas untuk memupuk dan pembinaan
koleksi.
5. Memiliki jiwa pendidik, supel, ramah, dan pandai berkomunikasi.
6. Bertanggungjawab dan jujur.
7. Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
8. Aktif, lincah dan terampil dalam mencari / menyebarluaskan informasi.
9. Memiliki hubungan luas dengan penerbit, took buku, dan lembaga terkait.
10. Aktif mengikuti kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan bidangnya.
11. Mencintai bahan pustaka dan gemar membaca.
12. Mau mengembangkan diri dan sanggup bekerja keras.
Kriteria di atas cukup berat untuk memenuhi kualifikasi seorang pengelola /
pustakawan yang diinginkan. Tetapi bila dijalankan dengan rasa ikhlas dan sepenuh
hati akan dapat menjadikan seorang pustakawan yang handal yang nantinya akan
menggerakkan roda perpustakaan ke arah tercapainya visi dan misi perpustakaan
menghadapi era globalisasi. Namun demikian, perlu disadari bahwa siap tidaknya
perpustakaan sekolah memasuki era globalisasi tidak cukup diselesaikan dari segi
Ida jardiknas 07
smpn 2 demak 3
pengelolanya / pustakawan, akan terlebih pada komponen dalam system sekolah itu
sendiri. Masalah klasik yang muncul hampir di setiap perpustakaan antara lain :
1. Penyediaan dana yang tidak memadai
2. Kurangnya tenaga yang professional.
3. Kewenangan dan kepercayaan kepada Pustakawan/Petugas perpustakaan.
4. Pustakawan/petugas perpustakaan belum melaksanakan fungsinya secara
optimal.
5. Belum adanya penghargaan terhadap Pustakawan.
Dalam mengelola perpustakaan sekolah kualifikasi pertama yang harus
dipenuhi seorang petugas perpustakaan sekolah adalah mengetahui tata kerja
perpustakaan. Ada lima macam kegiatan pokok perpustakaan menurut Sumardji,
yaitu pekerjaan :
1. Pengadaan bahan koleksi,
2. Pengolahan bahan koleksi,
3. Pelayanan Sirkulasi,
4. Pelayanan Referensi,
5. Administrasi perpustakaan.
Kelima kegiatan pokok diatas apabila sudah dilaksnakanan meskipun secara
manual akan membawa kearah pencapaian fungsi perpustakaan sekolah. Namun
demikian sejalan dengan semakin banyaknya informasi pengetahuan di era
globalisasi ini apabila masih menggunakan system manual perpustakaan akan
banyak ditinggalkan penggunanya. Oleh karena itu penggunaan Teknologi Informasi
dan Komunikasi dengan cara pemanfaatan komputar di perpustakaan akan lebih
cepat dalam mengelola perpustakaan khususnya dalam pencarian literature / bahan
koleksi/informasi di perpustakaan.
C. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Menggunakan Teknologi Informasi dan
Komunikasi
Pengertian Teknologi Informasi menurut Aries Setya Nugraha ialah
pengolahan dan penyebaran data dengan menggunakan perangkat keras (hardware)
dan perangkat lunak (software) komputer, telekomunikasi dan elektronika digital.
(2004, h.5). Sedangkan komunikasi adalah kegiatan saling berbagi pendapat,
informasi, dan pesan antara berbagai pihak pada suatu waktu dan tempat tertentu.
Ida jardiknas 07
smpn 2 demak 4
Istilah yang dipakai untuk menyatakan konsep pemanfaatan Teknologi
Informasi di Perpustakaan adalah Automasi Perpustakaan (Library Automation)
yang mempunyai pengertian penggunaan komputer untuk mengerjakan sebagian
dari rangkaian tugas / pekerjaan di perpustakaan yang sebelumnya dikerjakan secara
manual.
Penggunaan komputer dalam pengelolaan perpustakaan sekolah untuk saat
ini perlu, mengingat ilmu dan teknologi kian hari kian berkembang sangat pesatnya
sehingga pustakawan harus bisa menerapkan tugas/pekerjaan pokok perpustakaan
ke dalam bentuk file komputer. Semua data yang ada di perpustakaan dapat
dimasukkan dalam komputer sehingga memudahkan dalam pengolahan maupun
pelaporannya. Banyak program perpustakaan yang ditawarkan untuk mempermudah
pengelolaan perpustakaan sekolah, namun demikian harus selektif dan jeli
memilihnya supaya tidak menimbulkan kekecewaan dikemudian hari. Tentu saja
pihak sekolah harus menyediakan dana yang besar untuk pengadaan program
perpustakaan yang biasa dikenal dengan Sistem Managemen Perpustakaan (SIM
Perpus).
Adapun Teknologi Informasi yang dapat digunakan di perpustakaan sekolah
antara lain :
1. Pemasukan data koleksi perpustakaan yang biasanya di sebut dengan buku induk
/ inventaris.
2. Pemasukan data anggota perpustakaan dan pencetakan kartu anggota.
3. Pembuatan dan pencetakan kartu katalog, label buku dan perlengkapan buku
lainnya.
4. Peminjaman dan pengembalian buku dengan system barkode
5. Pencarian data koleksi perpustakaan dan anggota perpustakaan.
6. Perhitungan denda keterlambatan pengembalian pinjaman.
7. Pelaporan data statistik perpustakaan : jumlah peminjam, jumlah buku yang
dipinjam, jumlah pengunjung,jumlah koleksi perpustakaan baik pelaporan
harian, bulanan, triwulan, semester maupun tahunan.
8. Pembuatan grafik data statistik perpustakaan.
Dampak teknologi informasi secara umum terhadap kehidupan
bermasyarakat antara lain meningkatkan standar dan efisiensi kehidupan. Teknologi
informasi menghemat waktu, tenaga, meningkatkan hasil, pengembangan produk
dan pada akhirnya menghemat biaya (Aries Setyo N, 2004 h.5).
Ida jardiknas 07
smpn 2 demak 5
Pendapat tersebut sejalan dengan Adib Suharto dalam materi kursus
Pengantar Otomasi Perpustakaan (1997, h.3) yang menyatakan bahwa penerapan
Otomasi Perpustakaan dimaksudkan untuk meningkatkan prodoktivitas dan
efektivitas kegiatan rumah tangga perpustakaan dan berorientasi tidak hanya kepada
kepentingan pustakawan tetapi juga kepentingan pemakai perpustakaan. Selanjutnya
dia mengutip pendapat M.B. Line tentang tujuan Automasi Perpustakaan sebagai
berikut:
1. Untuk memberikan layanan yang lebih baik dengan biaya yang sama atau lebih
murah.
2. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Dari segi pengelolanya / pustakawan perannya harus dinamis, yaitu lebih
tanggap dan lebih jeli dalam mengidentifikasi kebutuhan informasi dari pemakai dan
tidak bisa lagi bersikap pasif menunggu pemakai, tetapi secara aktif harus bisa
menawarkan informasi sesuai dengan minat pemakai dan memberi kemudahan akses
ke berbagai sumber informasi.
D. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan :
1. Perpustakaaan sekolah sebagai salah satu sumber belajar di sekolah sangat perlu
untuk mendapatkan dukungan/perhatian dari semua pihak terutama kepala
sekolah baik dari segi dana, tenaga profesional,kewenangan dan kepercayaan
penuh dari sekolah. Dengan demikian perpustakaan sekolah akan selalu
berkembang dan terwujud tugas dan fungsinya.
2. Pengelolaan perpustakan sekolah dalam era globalisasi yang memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi dengan menggunakan komputer akan lebih
memudahkan dan mempercepat pekerjaan pekerjaan perpustakaan yang pada
akhirnya dapat memuaskan para pemakai perpustakaan sekolah.
3. Peran Pustakawan / Petugas Perpustakaan Sekolah dalam mengembangkan
perpustakaan menghadapi tantangan dalam era globalisasi harus bersedia
mengembangkan diri agar mempunyai kualifikasi yang baik sehingga dapat
perpustakaan sekolah dapt berperan membantu mewujudkan visi dan misi
lembaganya.
Ida jardiknas 07
smpn 2 demak 6
E. Penutup
Demikian makalah yang dapat penulis kemukakan berdasarkan literature
yang penulis baca serta pengalaman bekerja diperpustakaan sekolah yang sudah
menggunakan Tehnologi Informasi dan Komunikasi berupa Sistem Informasi
Managemen Perpustakaan. Semoga bermanfaat .
Daftar Bacaan
Nugraha, Aries Setya. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP kelas VII.
Jakarta: Erlangga,2004.
Basuki, Sulistyo. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia, 1993.
Suharto, Adib. Pengantar Otomasi Perpustakaan : Materi Kursus Perpustakaan PSKP
Soegijapranata Semarang,1997.
Sumardji. Perpustakaan, Organisasi dan Tata Kerja. Yogyakarta: Kanisius,1991

Filed under: pendidikan

PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN KHUSUS

oleh Arif Surachman

PENDAHULUAN
Perpustakaan berkembang pesat dari waktu ke waktu menyesuaikan dengan perkembangan pola kehidupan masyarakat, kebutuhan, pengetahuan, dan teknologi informasi. Perkembangan tersebut juga membawa dampak kepada “pengelompokkan” perpustakaan berdasarkan pola-pola kehidupan, kebutuhan, pengetahuan, dan teknologi informasi tadi. Istilah-istilah perpustakaan “membengkak” menjadi sangat luas namun cenderung mempunyai sebuah spesifikasi tertentu. Dilihat dari perkembangan teknologi informasinya perpustakaan berkembang dari perpustakaan tradisional, semi-tradisional, elektronik, digital hingga perpustakaan “virtual”. Kemudian dilihat dari pola kehidupan masyarakat berkembang mulai perpustakaan desa, perpustakaan masjid, perpustakaan pribadi, perpustakaan keliling, dan sebagainya. Kemudian juga dilihat dari perkembangan kebutuhan dan pengetahuan sekarang ini banyak bermunculan istilah perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan anak-anak, perpustakaan sekolah, perpustakaan akademik (perguruan tinggi), perpustakaan perusahaan, dan lain sebagainya.
Namun dari sekian banyak istilah dan jenis perpustakaan tersebut, sebetulnya berdasarkan sifat dan golongan besar perpustakaan secara umum terbagi dalam sebuah bentuk perpustakaan khusus dan perpustakaan umum. Dimana dari kedua perpustakaan tersebutlah berkembang istilah lain yang disesuaikan dengan cara pengelolaan, pengguna, tujuan, teknologi yang digunakan, pengetahuan yang dikemas, serta tujuan perpustakaan didirikan.
Perpustakaan khusus merupakan perpustakaan yang didirikan untuk mendukung visi dan misi lembaga-lembaga khusus dan berfungsi sebagai pusat informasi khusus terutama berhubungan dengan penelitian dan pengembangan. Biasanya perpustakaan ini berada di bawah badan, institusi, lembaga atau organisasi bisnis, industri, ilmiah, pemerintah, dan pendidikan misal perguruan tinggi, perusahaan, departemen, asosiasi profesi, instansi pemerintah dan lain sebagainya.
Perpustakaan khusus biasanya juga mempunyai karakteristik khusus apabila dilihat dari fungsi, subyek yang ditangani, koleksi yang dikelola, pemakai yang dilayani, dan kedudukannya. Sehingga dari hal tersebut nantinya akan terlihat dengan jelas perbedaannya dengan perpustakaan-perpustakaan pada umumnya. Read the rest of this entry »

Filed under: kelola perpustakaan

nisn sma islam hang tuah

NISN: SMA ISLAM HANG TUAH PERIODE 2007/2008

NO NISN NAMA KELAMIN TEMPAT LAHIR TGL LAHIR ALAMAT KELAS NPSN Read the rest of this entry »

Filed under: celoteh dan tulisan-ku ,

STRUKTUR KURIKULUM SMA ISLAM HANGTUAH

ktsp/kurikulum 2006 
NO MATA PELAJARAN X XI IPA XI IPS XII IPA XII IPS JUMLAH
1 Pendidikan Agama Islam 2 2 2 2 2 10
2 Pendidikan kewarganegaraan 2 2 2 2 2 10
3 Bahasa & Sastra Indonesia 5 6 6 5 6 28
4 Bahasa Inggeris 5 6 6 6 6 29
5 Matematika 5 6 4 6 4 25
6 Kesenian/Seni budaya daerah 2 2 2 2 2 10
7 Pendidikan Jasmani 2 2 2 2 2 10
8 Sejarah 2 1 3 1 3 10
9 Geografi - - 2 - 3 5
10 Ekonomi Akuntansi 3 - 6 - 6 15
11 Sosiologi 2 - 4 - 5 11
12 Fisika 3 4 - 5 - 12
13 Kimia 3 4 - 5 - 12
14 Biologi 3 4 - 5 - 12
15 Teknologi informasi &komunikasi 2 2 2 2 2 10
16 Praktek Ibadah 2 2 2   - 6
17 Bahasa Arab 2 2 2 2 2 10
  Jumlah 45 45 45 45 45 225

Filed under: pendidikan ,

surat kelulusan XII program IPS

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM

Read the rest of this entry »

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Aku, yang mencari kedamaian sejati. Seorang Counselor Sekolah. Seorang Pengabdi sejati. Menebar cinta kasih sayang dan mencari kasih sayang dan cinta yang pernah hilang. Mari berbagi dalam suka dan duka

KALENDER

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

SELAMAT DATANG, ANDA TAMU SAYA YANG KE

  • 90,968 hits

Tulisan Teratas

RSS BERITA

RSS BERITA DUNIA ISLAM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Blog ku yang Lain

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

ILUSTRASI

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
DSCN1416
PANTAI INDAH

KAWAN

DSC01737
MASJID ISLAM

aku tahu

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

PB205894

PETA PENGUNJUNG

KATEGORI

RSS PERGERAKANKU

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

COUNTRIES SHOW

free counters
DSC01734
DSC01740
DSC01737
DSC01212
DSC01215
DSC01219

SELAMAT PAGI DUNIA

Selamat Pagi Dunia

Mendambamu sepanjang hidupku

Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau, aku sanggupp membaca guratan merah cakrawala ufuk barat senjahari bahwa akan ada keabadian setelah semua ini sirna. Menjadi abadi yang sempurna, tatkala kematian diselimuti dengan senyuman kepuasan akan kenikmatan tunduk kepada kuasa Tuhan. Menjadi abadi yang sempurna, ketika kita mendamba cinta tak bernoda yang sanggup kita genggam meski ombak badai menerjang terjang. Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau.... aku begitu mengharu biru menyambut cinta yang hadir kembali menemani asa yang hampir mati Aku, meski tersudut sepi, disebuah pulau tak berperadaban....tetapi selalu kudamba engkau untuk menerangi hidup hingga akhir hayat