CAKRAWALA JIWA (Bagi Engkau yang Dahaga Jiwa)

Mendalami Jiwa layaknya menjelajahi jagad raya begitu sulit, dalam, dan berkelok tetapi diliputi keindahan bagi yang memiliki kesadaran transendental. Mengenal jiwa secara mikrokosmos adalah dasar untuk mengenall jiwa secara makrokosmos, termasuk kekuasaan Tuhan

Disela Pelatihan ICT Kab. Bintan

Selamat pagi!
Hari ini luar biasa, pelatihan ICT, penggunaan tehnologi bagi guru-guru SD, SMP se kabupaten Bintan. Perlu kita berterima kasih kepada pemerintah yang menyediakan sebagian kecil pemikirannya buat kepenntingan perkembangan pendidikan di bintan. Sebuah usaha yang patut berikan apresiasi yang tinggi. Jangan menyerah dengan semua keterbatasan. Kita memang harus bangkit dari keterpurukan yang telah lama menghinggapi benak setiap anak bangsa di negeri kita ini.


Jaga optimisme, kawan.
Karena setiap optimisme ditambah dengan optimisme yang lain demikian secara berangkai, maka akan menggununglah spirit untuk membangun, meski satu dua diantara kita tetap saja terkungkung dalam kepesimisannya. Satu yang perlu kita jaga adalah bagaimana agar semua nyawa yang masih mengaharapkan kebaikan dan kemajuan tidak sama sekali tertikam oleh rasa pesimis dan frustasi. Kalau demikian maka sudahlah, jangan mengharap Tuhan akan memberikan keberkahan bagi bangsa yang sudah benar-benar termakan oleh kejamnya keputus asaan. Oke kawan maju terus pantang mundur, asal jangan masuk jurang ya…( Ada aja ibu ini….ini bukan tulisanku lho).
Itu hanya kata-kata pembukaku untuk mengilustrasikan kondisi pelatihan ini. Jangan terlalu dipikirkan ya……
Kejutan besar bagi aku yang mendambakan pelatihan-pelatihan seperti ini. Pelatihan ICT, sebenarnya tidak asing bagiku. Tapi aku selalu menghargai ilmu seberapapun ketinggalannya ilmu itu. Tak ada yang tidak penting, setiap ilmu yang kita dapatkan adalah sepenting hembusan nafas kita. Maka aku gembira sekali mendapatkan pelatihan ini. Sekali lagi meskipun ini sudah sering aku dapatkan waktu mengajar di batam.
Sesuatu yang barangkali aku sampaikan adalah ternyata banyak temen temen guru yang masih sama sekali buta dengan tehnologi yang oleh anak-anak sd di jepang sudah menjadi kebutuhan yang mereka perlukan artinya segala sesuatu mereka menggunakan tehnologi komputer. Seharusnya guru sudah mahir membuat program pengajaran dengan komputer dengan program-programnya, bukan belajar dasar-dasar word, excel ataupun Power Point saja. Tapi tidak mengapa, ini Bintan bukan Batam. Meski demikian aku berikan aspresiasi buat kawan-kawan guru yang yunior apalagi yang yunior ada semangat tinggi mengikuti pelatihan ini. Ini hari pertama, mungkin ini saja tulisan pembukaku dari kegiatan ini. To be continue……

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Tak ada yang abadi

Numbing News. Tak ada yang abadi. Tidak tahu kenapa syair2 lagu eks. Peterpan yang digawangi Ariel dkk ini begitu membekas dalam ingatan, menusuk ke dalam jiwa begitu tepat dengan nuansa hati dari separoh jalan perjalanan hidupku. Memang hanya syair lagu, tetapi benar adanya. Tak ada yang abadi. Seperti tak ada tawa yang abadi, maka tak ada menangis yang abadi. Tak ada bahagia yang abadi, tak ada sengsara yang abadi. Tak ada kesetiaan yang abadi, tak ada pula pengkhianatan yang abadi. Dan pada puncaknya, tak ada cinta yang benar2 abadi, seperti tak ada kebencian yang abadi. Aku menempuhinya dgn nyali yang berkibar menantang dunia. Karena semua tak ada yang abadi, maka untuk apa pemikiran kacau memikirkannya atau jiwa lara merasakannya. Untuk apa memperjuangkan hal hal yang relatif, nìsbi dan bakal hilang. Maka sesungguhnya perjuangan yang berujung kepastian adalah berjuang untuk hadir dalam dekapan mesra cinta dan kasih Allah. Karena hanya dia yang abadi.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Biduk ufuk barat yang kian temaram

Numbing News. Agak kesorean kapal kayu yg biasa kutumpangi ke Numbing, ladang pengabdianku. Pong pong, begitu orang orang melayu menyebut kapal kayu ber bbm solar dgn bunyi suara yg hampir hampir memecahkan gendang telinga setiap penumpang di dalamnya, kecuali yang sudah terbiasa. Aku sendiri termasuk orang yang susah beradaptasi. Kapal kayu yang kokoh, yang entah tak terhitung lagi berapa kali membawaku bolak balik, batam pinang, kijang dan numbing. Seperti hari ini, liburan sekolah usai dan aku harus segera balik ke numbing. Sebenarnya inipun terlambat oleh karena aku harus istirahat 3 hari karena gejala tipus. Aku masih lemah. Tapi aku harus bangkit menantang setiap riak gelombang yang kian hari kian membesar menghantam bahtera kehidupanku. Kapal kayu milik A hua, seorang toke cina di pulau Gin besar ini terus melaju. Seperti biasa aku selalu duduk di atap kapal, selain menghindari kebisingan mesin kapal yg tak jelas rpm nya itu, aku juga menyiapkan nyali kalau2 kapal tersapu gelombang dan tenggelam. Maklum masih musim utara. Sementara kpl ni melaju ke timur menjauhi gugusan besar pulau bintan, maka terlihat cakrawala senja mulai terlihat mkn meredup. Gambaran hidup yang menyiratkan kehdpn pribadiku yang tak segera lepas dari ketidakberpìhakan bahagia padaku. Aku melihat biduk yang makin hitam dan mengecil dan lenyap tak tersapu indra. Aku makin sarat beban, istriku dgn kesakitannya telah aku bawa pergi dari keluarga yang tak menghendakinya. Aku kos kan dia di kijang. Aku tinggalkan sendiri tanpa siapa siapa, sementara aku berangkat ke numbim dgn gundah, khawatir dan kecemasan. Tidak mgkn aku bawa ke numbing, karena akses rumah sakit yang jauh. Istriku, dah 7 tahun stroke, tinggal sblh badan yg difungsikan secara normal. Keluarganya tak mau menanggungnya, maka akulah yg hrs bertanggungjawab dgn kondisi ini. Aku tinggalkan ia dalam kesendirian. Akupun tak bisa mengelak dari kesenyapan pulau ini. Ini hidup, meski sedemikian parahnya beban yang harus aku pikul, hidup akan tetap berjalan. Sampai kapan? Entah…mungkin sampai kesabaran menemukan tepiannya. Biduk senja kian temaram…

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Antara Cinta dan Tanggung Jawab, Sebuah Dilema

Batam. Aku benar dalam posisi yang dilematis. Profesiku sebagai konselor sekolah tidak dibarengi dengan progresivitas dalam diriku. Aku malah makin terpuruk. Banyak kasus anak2 yang aku tangani dan berhasil. Tetapi untuk proses konselor thdp pribadiku aku mengalami kegagalan. Aku depresif, melankolis dan disorientatif menghadapi pergulatan hidup yang tragis ini. Apakah ini berpengaruh terhadap proses terapi dan konseling terhadap anak didikku? Secara teoritis ya. Tapi aku berusaha untuk profesional. Sejauh ini blm ada pengaruh negatif dari akibat problema internalku. Tetapi sampai kapan aku menahan gejolak jiwaku sehingga tak berpengaruh pada penanganan kasus anak2 didikku? Sejauh ini aku hanya mampu mengaplikasikan teori client centered nya Carl Roger yang humanis eksistensialis. Sbnrnya aku ingin memakai teori psikoanalisa Sigmund Freud yg terapis centered. Aku merasa bila aku pakai teori ini maka pasti problem internalku pasti berpengaruh pada proses terapeutikku. Lagian objek terapiku pun anak2 pinggiran yang dah mulai terkontaminasi peradaban kota, artinya posisi ini masih menguntungkan dari pada kasus2 anak didik di kota yg lebih tragis. Namun begitu, intensitasnya lebih sering dan lebih beraneka ragam model kasusnya. Sejauh ini kasus2 masih bisa aku tangani. Problem internalku adalah sebuah posisi dilematis antara tanggungjawab, karier dan cintaku. Untuk yg terakhir itu, sekarang aku prioritaskan. Aku yakin seperti teori kepribadian yang aku pelajari, maka kehidupan dan kisah cinta pertama kita akan berpengaruh pada kehidupan kita selanjutnya. Dan benar, kisah cinta pertamaku berakhir tragis sehingga sejak cinta pertama itu terkoyak moyak nyaris hingga kini hidupku dari bahagia. Mgkn benar secara materi sedikit bnyk bisa aku raih, tetapi bahagia jiwa, batin dan fikirku masih merupakan hal yang utopis. Kini kehidupan cinta yang sempat hilang itu hadir kembali, disaat posisiku begitu sulit. Seumur hidup tentu cinta sejati itu hanya satu dan bagaimana kita tdk merasa bila cinta sejati itu yg menyertai kita lahir batin sampai saatnya tiba. Dan aku menemukan kembali cinta itu, disaat aku harus bertanggung jawab thdp hasil dari ketika aku dulu mengabaikan cinta itu dgn secara gegabah. Bagaimana aku harus bersikap, satu sisi aku ingin meraih kmbl cinta sejatiku karena itu bahagiaku saat kesempatan itu terbentang luas, dilain sisi aku adalah lelaki yang bertanggungjawab terhadap konskwensi dari perbuatanku sendiri. Wallahua’lam.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Maafkan Aku, Telah mengecewakanmu….

Betapa jika keinginan kita terkabul untuk berjumpa akan sangat indah. Maafkan aku, ternyata perjumpaan itu tidak terjadi hari ini. Tentu itu sangat mengecewakanmu.padahal semua sudah terencanakan denganh baik, tetapi memang ada saja yang menghalangi, atau mungkin menghambat untuk kita bertemu. Sedih, apabila rencana tdak pernah terealisasi sebagaimana yang adadalam benak dan keinginan. dan itu sering terjadi dalam kehidupanku. Tetapi kita tak bisa berhenti atau mundur, semua dahlah kita azzamkan maka bantu aku untuk tetap berjalan sesuai dengan rencana, jangan mundur untuk menciptakan hidup yang lebih baik. Kita telah menorehkan sejarah panjang perkenalan yang indah, perjumpaan yang mengesankan, perpisahan yang menyakitkan, kini merjaut kembali yang kembali membawa cerita yang indah luar biasa ditengah terpaan badai yang tak kunjung berhenti. Aku sudah terlanjur mencintai dirimu apa adanya, sehingga luka hati itu hilang tak berbekas. Kisah itu akan abadi dalam hati terpelihara, walau orang lain, orang banyak menertawakanku. Aku tak peduli demi hidup yang lebih baik, membangun kembali kerapuhan memang lebih susah dari pada membangunnya untuk peryama kali.
Jangan ulangi lagi lara hati, ajak aku kedalam bahagiamu yang selama ini tak pernah aku temui. Tertawa cerialah karena itu pengobat rnduku meski hany dalam telephon. Aku menyayangimu, setulus hatiku. Hati-hati dijalan. jaga diri. pasti ada waktu kita untuk kembali bertemu.maafkan aku mengecewakanmu.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Do it right know or nothing

Terkadang kesempatan terulang pada saat2 yg krusial. Sayangnya kesempatan itu terulang hanya bagi yg mengusahakannya. Tidak kepada yg malas dan menunggu kesempatan dtg lagi. Mgkn benar kesempatan tidak datang 2x, tetapi itu hanya bagi penghayal. Tidak untuk bagi yg gigih menggapainya. Jadi,orang yg gigih akan mendapatkan kesempatan kesempatan yang terus berulang. Lakukan sekarang atau tdk sama sekali.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Aku Mulai Merasa…

Tak satupun aku pikir sebelumnya, kalau begini adanya dunia kerjaku saat ini. Aku mulai merasa…..sikapku yang bersahaja mulai terlibas oleh keangkuhan dan intrik yg tak pernah aku jumpai sebelumnya. Apa yg mesti kulakukan? Perubahan ini begitu membuat aku stress. Aku tak suka dgn friksi, kekacauan, ketidaknyamanan, tapi faktanya aku harus terlibat dgn intrik, kekacauan yg absurd. Lebih dalam lagi, kenapa aku begitu pendiam dan sensitif. Apakah berkait dgn kenyataan pahit yang aku alami dimana sehingga kini tiada ujung berakhir. Apa mesti aku rubah karakter santunku dengan karakter baru yg lebih beringas, apatis, masa bodoh dan segala tetek bengek tindakan yg amoral. Tidak untuk apa apa. Hanya untuk melenyapkan rasa sakit hati, yg mudah sekali tersugesti oleh kesakitan. Aku ini siapa? Apa yg telah aku lakukan sepanjang hidup hingga saat ini? Bahkan aku tak pernah paham dgn diri sendiri. Who am I?

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Selamat tahun baru 1 Muharram 1431 H

Ladang Karet Pulau Numbing. Langit baru senja merekah lagi, sudah tahun baru lagi, berkurang lagi jatah hidup kita. Ini tahu baru pertama ku, setelah kehdpn baruku setelah jadi pns. Tahun baru yg aku harus aku jalani di pulau yang senyap berpagar ladang karet yg luas nian. Tahun baru, yang tak dibarengi dgn khdpn yg meningkat. Tidak tahu kenapa, tiba2 semua makin carut marut. Hal ini jika kita tengok dari prkmbngn pltk dan kasus2 pimpinan negara ini yang kian kabur tidak jelas dan makin menunjukkan bhw pimpinan negara ini makin tidak bisa dipercaya, absurd dan dipenuhi intrik2 yg memuakkan. Tahun baru yg malang. Tahun baru yg ragu akan progresivitas, langka dgn optimisme. Meski begini adanya, kita mesti miliki pribadi yg tangguh untuk menyikapi dan eksis pada hidup yg kian sulit dan ekstrim. Maka seberuntung2nya manusia adalah yg senantiasa berpegang teguh pada tali Allah. Selamat tahun baru 1 Muharram 1431 H. Safe our live with Islam

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Ketegaran yang kian merapuh

Numbing City. Pagi tadi bapak telpon, seperti biasa dengan kesabarannya beliau menyampaikan berita. Tetapi kali ini, terdengar dari seberang kalimat2 yg bijak itu terkesan lelah, meski tetap menyala nyala tetapi terbersit kerapuhan. Bapak beritakan, beliau jatuh dari mtr karena lampu tembak yang mendadak dinyalakan dari arah berlawanan bpk terkejut rem mendadak dan jatuh. Meski tak da luka parah, tapi darahku terkesiap. Bapakku dengan becaknya meluluskan aku dan adikku sebagai sarjana, hanya dengan becaknya. Ya bpkku, tukang becak. Skrg bergelut dgn kesepian, anak2 yg beliau sarjanakan kini jauh. Aku yg paling jauh, di Bintan meninggalkan bpk yg sll merindukanku. Aku yg memang paling dekat dgn beliau. Karena keringatnya, aku kini pns, beliau bangga nian dgn ini. Tetapi apa yg bisa kuberikan pada bpk? Mmg gak akan bisa kita bls ketulusan orangtua kita, seandai mereka meminta. Aku hanya menangis, mendengar suaranya bercerita proses jatuhnya. Spt biasa, tanpa beban, tanpa keluhan, begitu lepas. Aku rindu padamu, bapak.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Al-Quran Biru dan Kipas Kayu Cendana

Aku sangat mencintainya,apalagi? Bisakah aku memilikinya kembali cintaku yang terenggut dari genggaman Atas nama Allah yang menguasai cinta dan kebaikan hidup aku berjanji aku akan berusaha memilikinya………..

Bisakah aku carikembali AlQuran Biru yang ia berikan padaku dulu yang entah saat ini dimana. Bisakah pula ia tunjukkan kipas kayu cendana dari Bali yang aku kasih dulu kepadanya………………

Siapa yang dapat menghentikanku sekarang kecuali Takdir Allah dan penolakkannya untuk kali kedua,jika itu terjadi maka sudahlah hidup ini berhenti dan tanpa makna…………….

Wahai kekasih, aku katakan kepada seluruh dunia, Aku sangat mencintaimu, dari dulu, sekarang bahkan sampai nanti, meski kondisi sudah sedemikian berbeda.

Filed under: celoteh dan tulisan-ku

Aku, yang mencari kedamaian sejati. Seorang Counselor Sekolah. Seorang Pengabdi sejati. Menebar cinta kasih sayang dan mencari kasih sayang dan cinta yang pernah hilang. Mari berbagi dalam suka dan duka

KALENDER

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

SELAMAT DATANG, ANDA TAMU SAYA YANG KE

  • 106,615 hits

Tulisan Teratas

RSS BERITA

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

RSS BERITA DUNIA ISLAM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Blog ku yang Lain

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

ILUSTRASI

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
DSCN1416
PANTAI INDAH

KAWAN

DSC01737
MASJID ISLAM

aku tahu

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

PB205894

PETA PENGUNJUNG

KATEGORI

RSS PERGERAKANKU

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

COUNTRIES SHOW

free counters
DSC01734
DSC01740
DSC01737
DSC01212
DSC01215
DSC01219

SELAMAT PAGI DUNIA

Selamat Pagi Dunia

Mendambamu sepanjang hidupku

Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau, aku sanggupp membaca guratan merah cakrawala ufuk barat senjahari bahwa akan ada keabadian setelah semua ini sirna. Menjadi abadi yang sempurna, tatkala kematian diselimuti dengan senyuman kepuasan akan kenikmatan tunduk kepada kuasa Tuhan. Menjadi abadi yang sempurna, ketika kita mendamba cinta tak bernoda yang sanggup kita genggam meski ombak badai menerjang terjang. Ketika terduduk dalam keterasingan disudut pulau.... aku begitu mengharu biru menyambut cinta yang hadir kembali menemani asa yang hampir mati Aku, meski tersudut sepi, disebuah pulau tak berperadaban....tetapi selalu kudamba engkau untuk menerangi hidup hingga akhir hayat

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

SocialVibe


RATING

TWITTERKU

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

That My Sons

My student